THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

QmU oRg yaNg ke....

SeKarAng daH nuNjukiN jaM....

Rabu, 31 Oktober 2007

"" SinYAL haNdpHoNe meRangSang oTak????""

"""Sinyal ”Handphone” Merangsang Otak""""

BERHATI-HATILAH dengan pesawat telefon seluler Anda. Emisi sinyal telefon seluler ternyata bisa merangsang bagian korteks otak yang paling dekat dengan pesawat telefon itu. Studi yang dimuat dalam "Annals of Neurology" ini menambah besar jumlah lembaga penelitian yang sering dilakukan sebelumnya tentang pengaruh handphone pada otak dan hubungannya dengan kanker. Namun, seperti dilansir Reuter (26/6), belum jelas apakah pancaran gelombang tersebut memberi dampak berbahaya atau tidak bagi kinerja otak dalam jangka waktu lama.

Menurut perkiraan industri, sekira 730 juta handphone akan dipasarkan tahun ini dan hampir dua miliar orang di seluruh dunia sudah menggunakan handphone. Dari jumlah tersebut lebih dari 500 juta menggunakan jenis yang memancarkan medan elektromagnetik yang dikenal sebagai GSM (Global System for Mobile Communication). Meski demikian, sejauh ini dampak yang mungkin ditimbulkannya pada otak masih menjadi perdebatan dan belum bisa dipahami dengan baik.

Dr. Paolo Rossini dari Rumah Sakit Fatebenefratelli di Milan, Italia, dan rekan menggunakan Transcranial Magnetic Stimulation (TSM) untuk memeriksa fungsi otak saat menggunakan handphone. Dalam studi ini Paolo dibantu 15 relawan pria yang menggunakan handphone GSM 900 selama 45 menit. Hasilnya, sel-sel korteks motor 12 dari 15 relawan yang berdekatan dengan handphone terlihat mengalami rangsangan selama menggunakan handphone, namun kembali normal setelah satu jam kemudian.



Korteks adalah lapisan terluar otak, sementara korteks motor yang dikenal sebagai “daerah yang mudah mengalami rangsangan”, karena stimulasi magnetik yang mengakibatkan keregangan otot.

Para peneliti menegaskan bahwa mereka belum menemukan efek buruk penggunaan handphone pada otak. Namun, pada orang dengan kondisi seperti epilepsi, yang berkaitan dengan rangsangan sel otak, memiliki potensi untuk terpengaruh stimulasi magnetik. "Boleh dikatakan, penggunaan EMF (frekuensi elektromagnetik) dalam jangka waktu lama dan kontinu berkaitan dengan penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari mungkin akan memicu risiko atau bahkan manfaat bagi penderita sakit otak. Kita masih butuh studi lebih lanjut agar bisa lebih mengetahui kondisi ini dan memberikan peraturan yang aman bagi pengguna handphone yang makin tersebar luas ini," jelas Paolo.

Sebenarnya, studi medis mengenai penggunaan handphone dan pengaruhnya pada otak telah memberi hasil beragam. Tahun lalu para peneliti Swedia menemukan penggunaan handphone dalam jangka waktu lama akan meningkatkan risiko tumor otak. Namun, studi ini dimentahkan empat operator handphone Jepang yang tak menemukan bukti bahwa gelombang radio dari handphone bisa membahayakan sel atau DNA.

Hal yang sama juga dikeluarkan Dewan Kesehatan Belanda yang menganalisis beberapa studi dan tak menemukan bukti bahwa radiasi dari telefon seluler berbahaya bagi otak. Semuanya masih serba kontroversi. Namun demikian, alangkah lebih bijaksana jika para pengguna handphone lebih mengedepankan sikap hati-hati dan tak berlebihan. Gunakanlah handphone sesuai kebutuhan. Bukankah sesuatu yang berlebihan cenderung mengundang risiko?

0 komentar:

MAin juGa yUk..

Ini peLiharaAnqU.... The purPLe buNny...